
Sejarah SMK Pariwisata Asima Morotai
SMK Pariwisata Asima Morotai berdiri untuk dukung wisata lokal dengan teknologi. Artikel ini ungkap sejarah dan peranannya di Pulau Morotai.
SMK Pariwisata Asima Morotai, yang terletak di Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, merupakan salah satu lembaga pendidikan kejuruan yang memiliki peran strategis dalam mendukung potensi pariwisata daerah. Meskipun informasi resmi tentang tanggal pendirian sekolah ini belum banyak terekspos, keberadaannya diyakini terkait erat dengan pengembangan Morotai sebagai destinasi wisata unggulan. Nama "Asima" sendiri belum memiliki penjelasan pasti, namun bisa jadi merujuk pada identitas lokal atau akronim yang mencerminkan visi pendidikan di wilayah tersebut.
Sekolah ini awalnya mungkin didesain untuk mempersiapkan tenaga kerja di sektor pariwisata, sejalan dengan status Morotai sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata yang ditetapkan pada 2014 melalui Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2014. Namun, berdasarkan kurikulum yang ditawarkan—seperti Teknik Komputer dan Jaringan, Rekayasa Perangkat Lunak, serta Multimedia—SMK Pariwisata Asima tampaknya mengadopsi pendekatan modern dengan mengintegrasikan teknologi informasi. Hal ini menunjukkan adaptasi terhadap kebutuhan industri pariwisata kontemporer, seperti promosi digital dan pengelolaan data wisata.
Perkembangan fisik SMK ini juga menarik perhatian, terutama dengan proyek pembangunan gedung baru pada 2023. Menurut laporan media, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Utara mengalokasikan dana lebih dari Rp 5,8 miliar untuk membangun fasilitas di area perumahan Amerika, Desa Daruba, Kecamatan Morotai Selatan. Proyek ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah tersebut. Namun, ada pula catatan tentang dugaan ketidaksesuaian anggaran, yang menunjukkan tantangan dalam proses pengembangannya.
Secara keseluruhan, SMK Pariwisata Asima Morotai hadir sebagai wujud upaya memanfaatkan kekayaan wisata sejarah dan bahari Morotai, sembari mempersiapkan generasi muda dengan keterampilan teknologi. Meski sejarah pastinya masih membutuhkan verifikasi dari sumber resmi, peran sekolah ini dalam mendukung visi pariwisata Morotai tidak dapat dipungkiri. Ke depannya, SMK ini diharapkan terus berkembang sebagai pusat pendidikan yang relevan dengan dinamika zaman.